Komunikasi Media Elektronik
Arti dari komunikasi secara umum Komunikasi adalah suatu proses penyampaian informasi (pesan, ide, gagasan) dari satu pihak kepada pihak lain agar terjadi saling mempengaruhi diantara keduanya. Pada umumnya, komunikasi dilakukan dengan menggunakan kata-kata lisan yang dapat dimengerti oleh kedua belah pihak. Apabila tidak ada bahasa verbal yang dapat dimengerti oleh keduanya, komunikasi masih dapat dilakukan dengan menggunakan gerak-gerik badan, menunjukkan sikap tertentu, misalnya tersenyum, menggelengkan kepala, mengangkat bahu. Cara seperti ini disebut komunikasi dengan bahasa nonverbal.
Sebagai makhluk tuhan manusia penting untuk
bersosialisasi pada hakekatnya sifat dasar manusia yang biasa bersosialisasi
atau berinteraksi dengan makhuk lainya adalah suatu kebutuhan lahiriah dan
batiniah. sifat saling bergantung satu sama lain. Komuniksi kini bukan suatu
hal yang tidak penting atau hanya pelengkap semata melainkan sebuah kebutuhan
akan pentingnya berkomunikasi secara verbal, non verbal, langsung ataupun tidak
langsung.
Oleh karna itu komunikasi sudah merupakan
kebutuhan atau bagian hidup manusia atau makhluk hidup lainnya. Komunikasi dan
masyarakat adalah 2 hal yang tidak bisa dipisahkan, Mengapa ?? karna Komunikasi
bergantung kepada masyarakat begitupun dengan Masyarakat yang bergantung pada
komunikasi. Komunikasi bergantung pada masyarakat maksudnya karna kalau tidak
adanya peran penting dari masyarakat komunikasi tidak akan bisa berjalan dan
berkembang karna peran masyarakat ialah mengembangkan komunikasi yang ada
menjadi ada yang tidak terlihat menjadi terlihat dengan jelas. Sedangkan
masyarakat bergantung dengan komunikasi maksudnya karna tanpa adanya komunikasi
manusia tiddak akan bisa hidup karna pada hakikatnya manusia itu perlu adanya
interaksi dan komunikasi.
Ada 3 Alasan Mengapa manusia perlu komunikasi :
1. Hasrat manusia untuk mengontrol lingkungan, maksudnya mengatur apa yang
terjadi dilingkungan
sekitarnya
2. Beradaptasi dengan lingkungan maksudnya agar tau keadaan lingkungan
sepertia apa hingga manusia itu
sendiri pun tahu baik buruknya.
3. Transformasi warisan sosialisasi, maksudnya karna jiwa sosialisai
merupakan darah daging dari nenek
moyang kita yang hingga kini sangat penting
keberadaannya.
Sejarah komunikasi
Pada awal kehidupan di dunia, komunikasi digunakan untuk mengungkapkan kebutuhan organis. Sinyal-sinyal kimiawi pada organisme awal digunakan untuk reproduksi. Seiring dengan evolusi kehidupan, maka sinyal-sinyal kimiawi primitif yang digunakan dalam berkomunikasi juga ikut berevolusi dan membuka peluang terjadinya perilaku yang lebih rumit seperti tarian kawin pada ikan.
Pada binatang, selain untuk seks, komunikasi juga
dilakukan untuk menunjukkan keunggulan, biasanya dengan sikap menyerang.
Munurut sejarah evolusi sekitar 250 juta tahun yang lalu munculnya "otak
reptil" menjadi penting karena otak memungkinkan reaksi-reaksi fisiologis
terhadap kejadian di dunia luar yang kita kenal sebagai emosi. Pada manusia
modern, otak reptil ini masih terdapat pada system limbic, otak manusia, dan
hanya dilapisi oleh otak lain "tingkat tinggi".
Manusia berkomunikasi untuk membagi
pengetahuan dan pengalaman. Bentuk umum komunikasi manusia termasuk bahasa
sinyal, bicara, tulisan, gerakan, dan penyiaran. Komunikasi dapat berupa
interaktif, transaktif, bertujuan, atau tak bertujuan.
Melalui komunikasi, sikap dan perasaan
seseorang atau sekelompok orang dapat dipahami oleh pihak lain. Akan tetapi,
komunikasi hanya akan efektif apabila pesan yang disampaikan dapat ditafsirkan
sama oleh penerima pesan tersebut.
Walaupun komunikasi sudah dipelajari
sejak lama dan termasuk “barang antik”, topik ini menjadi penting khususnya
pada abad 20 karena pertumbuhan komunikasi digambarkan sebagai “penemuan yang
revolusioner”, hal ini dikarenakan peningkatan teknologi komunikasi yang pesat
seperti radio. Televisi, telepon, satelit dan jaringan komuter seiring dengan
industiralisasi bidang usaha yang besar dan politik yang mendunia.
Komunikasi dalam tingkat akademi
mungkin telah memiliki departemen sendiri dimana komunikasi dibagi-bagi menjadi
komunikasi masa, komunikasi bagi pembawa acara, humas dan lainnya, namun
subyeknya akan tetap. Pekerjaan dalam komunikasi mencerminkan keberagaman
komunikasi itu sendiri. Mencari teori komunikasi yang terbaik pun tidak akan
berguna karena komunikasi adalah kegiatan yang lebih dari satu aktivitas.
Masing-masing teori dipandang dari proses dan sudut pandang yang berbeda dimana
secara terpisah mereka mengacu dari sudut pandang mereka sendiri.
Komponen komunikasi
Komponen komunikasi adalah hal-hal yang harus ada agar komunikasi bisa
berlangsung dengan baik.
Menurut Laswell komponen-komponen komunikasi adalah:
• Pengirim atau komunikator (sender) adalah pihak yang mengirimkan pesan
kepada pihak lain.
• Pesan (message) adalah isi atau maksud yang akan disampaikan oleh satu
pihak kepada pihak lain.
• Saluran (channel) adalah media dimana pesan disampaikan kepada komunikan.
dalam komunikasi antar-
pribadi (tatap muka) saluran dapat berupa udara yang mengalirkan
getaran nada/suara.
• Penerima atau komunikate (receiver) adalah pihak yang menerima pesan dari
pihak lain
• Umpan balik (feedback) adalah tanggapan dari penerimaan pesan atas isi
pesan yang disampaikannya.
• Aturan yang disepakati para pelaku komunikasi tentang bagaimana
komunikasi itu akan dijalankan ("Protokol")
Proses komunikasi
Secara ringkas, proses berlangsungnya komunikasi bisa digambarkan seperti
berikut.
1. Komunikator (sender) yang mempunyai maksud berkomunikasi dengan orang
lain mengirimkan suatu
pesan kepada orang yang dimaksud. Pesan yang disampaikan itu
bisa berupa informasi dalam bentuk
bahasa ataupun lewat simbol-simbol yang bisa dimengerti
kedua pihak.
2. Pesan (message) itu disampaikan atau dibawa melalui suatu media atau
saluran baik secara langsung
maupun tidak langsung. Contohnya berbicara langsung
melalui telepon, surat, e-mail, atau media lainnya.
media (channel) alat yang menjadi penyampai pesan dari komunikator ke
komunikan
1. Komunikan (receiver) menerima pesan yang disampaikan dan menerjemahkan
isi pesan yang diterimanya
ke dalam bahasa yang dimengerti oleh komunikan itu
sendiri.
2. Komunikan (receiver) memberikan umpan balik (feedback) atau tanggapan
atas pesan yang dikirimkan
kepadanya, apakah dia mengerti atau memahami pesan yang
dimaksud oleh si pengirim.
Teknologi komunikasi
Dalam telekomunikasi, komunikasi radio dua-arah melewati Atlantik pertama terjadi pada 25 Juli 1920. Dengan berkembangnya teknologi, protokol komunikasi juga turut berkembang, contohnya, Thomas Edison telah menemukan bahwa "halo" merupakan kata sambutan yang paling tidak berambiguasi melalui suara dari kejauhan; kata sambutan lain seperti hail dapat mudah hilang atau terganggu dalam transmisi.
Batasan dalam komunikasi
Batasan dalam komunikasi termasuk:
1. Bahasa
2. Penundaan waktu
3. Politik
Berkomunikasi
Begitu kompleksnya hal dan permasalahan yang lalu-lalang dalam lalulintas informasi yang ada sekarang ini, akhirnya menuntut adanya suatu cara-cara atau sistim berkomunikasi yang efektif dan efisien , demikian pula didalam Tao. Apalagi semua referensi dan sumber-sumber informasi Tao itu berasal dari bahasa Mandarin , sehingga memerlukan proses penterjemahan sehingga terkadang arti dan makna pengertian-pengertian yang ada tidak dapat ditransfer secara keseluruhan secara menyeluruh. Oleh karena itu dibutuhkan kemampuan berkomunikasi yang efektif dan efisien , yang membutuhkan kemampuan-kemampuan tambahan seperti : adanya kemampuan bahasa mandarin dan bahasa Indonesia yang memadai dan berimbang , pengertian Taonya, pengetahuan Taonya, perbendaharaan kata-katanya, dll.
Dengan adanya kemampuan tambahan tersebut dan
disertai pengalaman serta teknik berkomunikasi yang baik, lancar dan sopan,
maka diharapkan seorang Taoyu ( ) dapat mengkomunikasikan Tao pada yang lain
secara efektif dan efisien yaitu dapat diserap oleh penerimanya dengan tepat
dan benar serta padat dan singkat.
Hambatan-Hambatan Komunikasi
Dalam praktek berkomunikasi biasanya seseorang akan menemui berbagai macam hambatan yang jika tidak dapat ditanggapi dan disikapi secara tepat akan membuat proses komunikasi yang terjadi menjadi sia-sia karena pesan tidak tersampaikan atau yang sering terjadi adalah terjadinya penyimpangan.
Adapun hal-hal yang sering terjadi adalah karena ketidakmampuan seorang
penyampai pesan dalam:
• Berkomunikasi sesuai tingkatan bahasa para pendengarnya.
Seorang pedagang makanan yang hanya lulusan SMP tentunya akan
kesulitan mengerti pembicaraan seorang
sarjana teknik yang berbicara menggunakan istilah-istilah tekniknya.
• Mengerti keinginan arah pembicaraan dari para pendengarnya.
Sekelompok remaja SMA tentunya wajar jika tidak tertarik pada
pembicaraan mengenai permasalahan
bagaimana merawat dan mendidik balita yang disampaikan seorang ibu
rumah tangga.
• Mengerti kelas sosial para pendengarnya.
Sekelompok petani didesa tentunya tidak mengerti dan tidak tertarik
pada pembicaraan seorang pialang
mengenai perdagangan saham.
• Memahami latar belakang serta nilai-nilai yang dipegang teguh para
pendengarnya.
Seorang ahli presentasipun akan sangat kesulitan menembus dan
merubah "kekebalan" (kekeras-kepalaan)
pendapat seorang individu apalagi kelompok masyarakat yang
mengkonsumsi makanan pokok nasi menjadi
gandum, kentang atau lainnya walaupun didukung "bukti-bukti dan
alasan yang kuat dan benar".
"Adalah pendengar yang menentukan bagaimana sebaiknya sebuah
pesan dimengerti".
Komunikasi dalam Organisasi
Dalam kehidupan organisasi terdiri dari berbagai unsur, yang mempunyai
maksud dan tujuan agar organisasi yang dimilikinya tetap dipertahankan dan
diarahkan demi untuk perkembangan yang lebih dinamis.
Pada dasarnya komunikasi di dalam organisasi, terbagi kepada tiga bentuk:
1. Komunikasi vertikal
Bentuk komunikasi ini merupakan bentuk
komunikasi yang terjadi dari atas ke bawah dan sebaliknya. Artinya komunikasi
yang disampaikan pimpinan kepada bawahan, dan dari bawahan kepada pimpinan
secara timbal balik.
Fungsi komunikasi ke bawah digunakan pimpinan untuk:
a. Melaksanakan kebijaksanaan, prosedur kerja, peraturan, instruksi,
mengenai pelaksanaan kerja bawahan.
b. Menyampaikan pengarahan doktrinasi, evaluasi, teguran.
c. Memberikan informasi mengenai tujuan organisasi,
kebijaksanaan-kebijaksaan organisasi, insentif.
Seorang pimpinan harus lebih memperhatikan
komunikasi dengan bawahannya, dan memahami cara-cara mengambil kebijaksanaan,
terhadap bawahannya. Keberhasilan organisasi dilandasi oleh perencanaan yang
tepat, dan seorang pimpinan organisasi yang memiliki jiwa kepemimpinan. Kedua
hal terseut merupakan modal utama untuk kemajuan organisasi yang dipimpinnya.
Fungsi komunikasi ke atas digunakan untuk:
a. Memberikan pengertian mengenai laporan prestasi kerja, saran, usulan,
opini, permohonan bantuan,
dan keluhan.
b. Memperoleh informasi dari bawahan mengenai kegiatan dan pelaksanaan
pekerjaan bawahan dari
tingkat yang lebih rendah.
Bawahan tentulah berharap agar ide, saran, pendapat, tanggapan maupun
kritikannya dapat diterima
dengan lapang dada, dan hati terbuka oleh pimpinan.
2. Komunikasi horizontal
Bentuk komunikasi secara mendatar, diantara
sesama karyawan dsbnya. Komunikasi horizontal sering kali berlangsung tidak
formal.
Fungsi komunikasi horizontal/ke samping digunakan oleh dua pihak yang
mempunyai level yang sama. Komunikasi ini berlangsung dengan cara tatap muka,
melalui media elektronik seperti telepon, atau melalui pesan tertulis.
3. Komunikasi diagonal
Bentuk komunikasi ini sering disebut juga
komunikasi silang. Berlangsung dari seseorang kepada orang lain dalam posisi
yang berbeda. Dalam arti pihak yang satu tidak berada pada jalur struktur yang
lain.
Fungsi komunikasi diagonal digunakan oleh dua pihak yang mempunyai level
berbeda tetapi tidak mempunyai wewenang langsung kepada pihak lain.
Bagaimana dan seperti apa sudut maupun cara
pandang seseorang terhadap apa yang didengar, dilihat atau dimengerti sangatlah
di bentuk oleh latar belakang dan pengalaman pribadiperorangan.
Oleh karena itu dalam berkomunikasi apalagi
mengenai masalah Tao, adalah sangat bijak jika seorang Taoyu-pun dapat
mengkomunikasikan Tao-nya dengan baik (benar dan tepat) dengan fleksibilas yang
tinggi (kemampuan yang sangat luwes) sesuai takaran-takarannya secara
proporsional (sesuai pada orang lain dan sesuai diri sendiri).
Dampak Negatif Kekerasan Madia Elektronik
Kekerasan Melalui Hanphone
Sadar atau tidak, hanphone pada saat
sekarang ini sudah menjadi kebutuhan bagi sebagian orang. Seiring dengan hal
tersebut, kita juga mungkin tidak sadar bahwasanya handphone seringkali menjadi
masalah bagi setiap orang. Terlepas dari sisi positif dari adanya handphone,
kita seringkali tidak sadar bahwasanya handphone bisa menjadi awal sebuah
kehancuran dari masa depan seseorang.
Karena ingin memiliki handphone seseorang
bisa melakukan hal-hal yang tidak terpuji, seperti mencuri, berbohong dan lain
sebagainya. Karena handphone juga, seseorang bisa menjadi target penipuan,
ancaman, dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab dan masih banyak lagi
sisi negatif dari adanya handphone.
Semua sisi negatif dari penggunaan handphone
tersebut tentunya akan berdampak negatif pula bagi korbannya. Dampak yang
ditimbulkan bisa bervariasi, tergantung bagaimana si korban dan orang
disekitarnya memahaminya. Dampak yang mungkin paling sering dialami oleh korban
penyalahgunaan handphone adalah stress. Selain itu ada juga dampak lain lebih
parah seperti depresi, bunuh diri, sakit jiwa, dan lain sebagainya.
Kekerasan Melalui Televisi
Televisi disamping mempunyai sisi positif
bagi penontonnya, dia juga mempunyai sisi negatif. Melalui TV kita bisa
mendapatkan informasi-informasi yang bermanfaat bagi kehidupan kita. Kita bisa
mengambil pelajaran dari apa yang disajikan oleh stasiun tv baik stasiun tv
lokal maupun mancanegara.
Saya yakin pihak stasiun tv ingin memberikan
yang terbaik bagi para pemirsanya. Saya juga yakin mereka juga sering salah,
sebab seringkali acara yang mereka tayangkan tidak tepat waktunya. Selain itu,
bisa jadi maraknya pergaulan bebas yang dilakukan oleh anak dibawah umur, salah
satunya disebabkan karena anak dibawah umur tersebut menonton acara tv. Trend
busana yang seksi, yang katanya gaul, adegan ciuman, pemerkosaan, pembunuhan,
kekerasan dalam rumah tangga yang tertuang melalui film dan sinetron merupakan
pelajaran yang buruk bagi anak-anak.
Dengan mengatasnamakan seni dan
profesionalisme, mereka berperan sebagaimana tuntutan alur ceritanya. Memang
ada sisi positif setelah adegan buruk tersebut, akan tetapi apakah semua orang
yang menontonnya bisa mengambil hikmah ataupun pesan dari adegan-adegan tersebut
? Tentunya tidak bukan. Sebagai contoh, sebuah tayangan yang menceritakan
perselisihan sebuah keluarga atau suami-istri yang berselingkuh, lalu sang anak
kurang mendapatkan kasih sayang. Anak tersebut akhirnya tidak betah berada di
rumah, lalu dia pergi clubbing, minum minuman keras, seks bebas dan narkoba.
akhirnya sang anak OD (Over Dosis), masuk rumah sakit dan akhir ceritanya suami
isteri bersatu kembali.
Pada cerita di atas, ada hikmah yang bisa dipetik
antara lain perselingkuhan ataupun perselisihan antara suami isteri membuat
tekanan psikis pada si anak. Tekanan tersebut bisa membuat si anak stress lalu
terjun ke dalam dunia hitam, seperti menggunakan narkoba. Penggunaan narkoba
akan menyebabkan hilang kesadaran dan bisa over dosis dan itu pada dasarnya
akan merugikan si pelakunya. Yang jadi permasalahan, anak-anak yang menonton
tayangan tersebut mengambil sisi buruknya saja. Dia hanya melihat bahwa ketika
terjadi kemelut di keluarga, maka yang harus mengambil tindakan buruknya
seperti clubbing dan lain sebagainya.
Kekerasan Melalui Internet
Zaman sekarang ini, internet juga bisa
dibilang sebuah kebutuhan bagi manusia pada umumnya. Melalui internet,
seseorang bisa mencari apa yang ingin dia ketahui. Hampir semua informasi
disediakan oleh yang namanya internet. Tergantung individu itu sendiri, dia mau
mencari yang baik ataupun yang buruk.
Melalui internet seseorang bisa menjalin
sebuah hubungan sosial kepada pengguna ataupun user lainnya baik lokal maupun
internasional. seseorang juga bisa menyalurkan aspirasi, opini kita kepada
banyak orang melalui internet, dan lain sebagainya. Dibalik itu, internet juga
mempunyai dampak yang kurang baik. Melalui internet, seseorang bisa menyebarkan
isu yang negatif tentang seseorang taupun sekelompok orang, seorang anak bisa
menonton film porno, bermain game secara online tanpa memandang waktu, dan lain
sebagainya.
Hampir semua kekerasan yang dilakukan oleh
pihak yang tidak bertanggungjawab korbannya adalah kaum wanita. Mungkin sudah
saatnya kita semua menyadari fenomena-fenomena yang sudah terjadi, agar
kejadian-kejadian yang buruk tersebut tidak terjadi, dan terjadi secara terus
menerus. Hampir semua masalah yang timbul di lingkungan masyarakat kita karena
disebabkan kurangnya kasih sayang dari keluarga. Jika keluarga adalah tempat
yang nyaman dan menyejukkan bagi seseorang, maka segala masalah yang timbul
dari lingkungan luar akan dia selesaikan bersama keluarga yang membuat hatinya
sejuk dan nyaman.
22.38
Unknown
0 komentar :
Posting Komentar